Harga Emas Mundur dari Puncak Dua Minggu saat Taruhan Kenaikan Suku Bunga The Fed Mendukung USD

01 Apr 2026   •   1
Harga Emas Mundur dari Puncak Dua Minggu saat Taruhan Kenaikan Suku Bunga The Fed Mendukung USD

Emas mengalami beberapa tindak lanjut traksi pada hari Rabu, meskipun para pembeli tampak ragu di tengah sinyal yang beragam.

Harapan de-eskalasi ketegangan di Timur Tengah membebani USD dan mendukung logam mulia.

Kekhawatiran inflasi dan taruhan kenaikan suku bunga The Fed tetap ada, membatasi penurunan USD dan membatasi komoditas tersebut.

Emas (XAU/USD) memangkas kenaikan moderat sesi Asia menuju level tertinggi hampir dua minggu dan saat ini diperdagangkan di dekat ujung bawah kisaran hariannya, di bawah level $4.700. Presiden Donald Trump mengatakan pada hari Selasa bahwa ia memprakirakan AS akan menyelesaikan operasi militernya terhadap Iran dalam dua hingga tiga minggu dan menambahkan bahwa Teheran tidak harus membuat kesepakatan agar ia mengakhiri perang. Optimisme ini, pada gilirannya, menekan status Dolar AS (USD) sebagai mata uang cadangan global dan memberikan dorongan intraday pada komoditas tersebut.

Sementara itu, AS mengerahkan 3.500 Marinir ke Timur Tengah untuk memperkuat sekitar 50.000 pasukan AS yang sudah ditempatkan di seluruh wilayah tersebut. Ini menandai penumpukan militer Amerika terbesar dalam dua dekade. Selain itu, laporan menyebutkan bahwa Uni Emirat Arab (UEA) mendorong aksi militer untuk membuka kembali Selat Hormuz, memicu kekhawatiran konflik regional yang lebih luas dan bertindak sebagai pendorong harga Minyak Mentah. Hal ini, pada gilirannya, menjaga kekhawatiran inflasi dan taruhan kenaikan suku bunga Federal Reserve (The Fed) tetap ada, yang membantu membatasi penurunan USD yang lebih dalam dan membatasi apresiasi lebih lanjut Emas yang tidak berimbal hasil.

Trump akan memberikan pidato kepada bangsa pada Rabu malam pukul 21:00 EDT (Kamis, 01:00 GMT/08:00 WIB) untuk memberikan informasi terbaru kepada publik tentang perang Iran. Hal ini, bersama dengan rilis makro AS penting yang dijadwalkan pada awal bulan baru, seharusnya memberikan dorongan yang berarti bagi pasangan XAU/USD. Agenda ekonomi AS menampilkan laporan ADP tentang ketenagakerjaan sektor swasta, Penjualan Ritel bulanan, dan PMI Manufaktur ISM. Selain itu, pernyataan dari anggota-anggota FOMC yang berpengaruh akan memainkan peran penting dalam mendorong permintaan USD dan menghasilkan peluang perdagangan jangka pendek di sekitar harga Emas.

Perhatian pasar kemudian akan beralih ke laporan Nonfarm Payrolls (NFP) AS yang sangat diawasi, yang akan dirilis pada hari Jumat. Namun, fokus akan tetap tertuju pada perkembangan geopolitik, yang seharusnya terus menyuntikkan volatilitas ke pasar keuangan dan memengaruhi dinamika harga Emas.

#TradingLebihBaik di www.asiaprofx.com
Disclaimer: Transaksi PBK beresiko tinggi. Informasi ini bersifat edukasi, bukan saran investasi. Selalu lakukan analisis pribadi sebelum membuat keputusan trading.

Login Sign Up