EUR/USD Melemah di Bawah 1,1800 Menjelang Keputusan Suku Bunga ECB

EUR/USD Melemah di Bawah 1,1800 Menjelang Keputusan Suku Bunga ECB

EUR/USD melemah ke dekat 1,1785 di awal sesi Eropa hari Kamis. 

ECB diprakirakan akan mempertahankan suku bunga pada pertemuan bulan Februari di hari Kamis. 

Kekhawatiran baru mengenai independensi Fed mungkin membatasi penurunan untuk pasangan mata uang utama. 

Pasangan mata uang EUR/USD kehilangan pijakan ke sekitar 1,1785 selama awal perdagangan sesi Eropa pada hari Kamis. Euro (EUR) melemah terhadap Dolar AS (USD) karena inflasi Zona Euro turun jauh di bawah target menjelang keputusan suku bunga Bank Sentral Eropa (ECB). Pesanan Pabrik Jerman dan Penjualan Ritel Zona Euro juga akan dirilis kemudian pada hari Kamis. 

Data yang dirilis oleh Eurostat menunjukkan pada hari Rabu bahwa inflasi Indeks Harga Konsumen Diharmonisasi (HICP) Zona Euro mereda menjadi 1,7% YoY di bulan Januari, dibandingkan dengan 1,9% sebelumnya. Sementara itu, HICP inti naik 2,3% YoY di bulan Januari, dibandingkan dengan 2,3% di bulan Desember. Kedua angka ini sesuai dengan ekspektasi. Pembacaan ini telah memicu ekspektasi untuk pemangkasan suku bunga ECB di masa depan, yang dapat memberikan tekanan jual pada mata uang bersama. 

Kemudian pada hari Kamis, semua mata akan tertuju pada keputusan suku bunga ECB. Para analis secara luas memperkirakan suku bunga acuan akan tetap tidak berubah untuk yang kelima kalinya berturut-turut. Para pedagang akan mengamati dengan seksama konferensi pers Presiden ECB Christine Lagarde untuk lebih banyak petunjuk tentang prospek suku bunga dalam beberapa bulan mendatang.

"Penekanan kemungkinan akan pada ketidakpastian yang lebih tinggi," dengan hanya sedikit perubahan dalam komunikasi, kata para analis Bank of America. "Keyakinan kami akan pemangkasan di bulan Maret tidak sepenuhnya solid, tetapi kami tetap yakin akan adanya bias pelonggaran dari sini."

Di seberang lautan, keraguan mengenai independensi Federal Reserve (Fed) dapat melemahkan Greenback dan bertindak sebagai pendorong untuk pasangan mata uang utama. Presiden AS Donald Trump mengatakan pada hari Kamis bahwa ia akan melewatkan Kevin Warsh sebagai calon pemimpinnya untuk memimpin bank sentral AS jika Warsh menyatakan keinginan untuk menaikkan suku bunga, menurut Bloomberg. 

#TradingLebihBaik di www.asiaprofx.com
Disclaimer: Transaksi PBK beresiko tinggi. Informasi ini bersifat edukasi, bukan saran investasi. Selalu lakukan analisis pribadi sebelum membuat keputusan trading.

Komunitas AsiaproFx

Bergabung bersama Komunitas Whatsapp AsiaproFx

Chat via WhatsApp
Tutup