EUR/USD Menguat Terbatas, Tertahan di Area Resistance EMA 100 Hari
Pasangan EUR/USD menguat mendekati level 1,1655 pada awal sesi Eropa hari Senin, seiring melemahnya Dolar AS di tengah kembali mencuatnya kekhawatiran terhadap independensi Federal Reserve. Pernyataan Ketua The Fed Jerome Powell mengenai ancaman tuntutan pidana terkait kesaksiannya di Senat dinilai sebagai tekanan politik yang tidak biasa terhadap bank sentral, sehingga membebani sentimen terhadap USD. Pelaku pasar kini menunggu rilis data inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) AS yang dijadwalkan pada hari Selasa sebagai penentu arah pergerakan selanjutnya.
Namun, potensi penguatan EUR/USD dapat dibatasi oleh meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah, khususnya setelah laporan ratusan korban dalam protes di Iran. Ancaman Presiden AS terhadap Iran serta peringatan dari Teheran kepada AS dan Israel berpotensi meningkatkan permintaan terhadap aset safe-haven seperti Dolar AS, yang dapat menahan kenaikan pasangan mata uang ini.
Terlihat rangkaian Lower High (LH) dan Lower Low (LL) yang konsisten sejak awal pekan.
Harga baru saja menyapu liquidity low (PWL – Previous Week Low) lalu terjadi reaksi impuls bullish singkat, namun belum ada Break of Structure (BOS) bullish yang valid.
Entry SELL 1.116737 - 1.16079 (setelah konfirmasi CH)
Stop Loss Di atas 1.1743
Take Profit TP1: 1.1618, TP2: 1.158
#TradingLebihBaik di www.asiaprofx.com
Disclaimer: Transaksi PBK beresiko tinggi. Informasi ini bersifat edukasi, bukan saran investasi. Selalu lakukan analisis pribadi sebelum membuat keputusan trading.