Harga Emas Cetak Rekor Baru Mendekati $4.700 di Tengah Ancaman Tarif Trump Terkait Greenland

Harga Emas Cetak Rekor Baru Mendekati $4.700 di Tengah Ancaman Tarif Trump Terkait Greenland

Harga emas melonjak ke level tertinggi sepanjang masa mendekati $4.700 per ons pada perdagangan Asia hari Senin, didorong oleh kuatnya permintaan aset safe-haven. Kenaikan ini terjadi setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan memberlakukan tarif baru terhadap delapan negara Eropa terkait penolakan mereka atas rencana Amerika Serikat untuk mengakuisisi Greenland. Emas spot terakhir diperdagangkan naik sekitar 1,8% di area $4.675 per ons, setelah sempat menyentuh rekor baru di $4.690 per ons.

Reli emas juga melanjutkan penguatan pekan sebelumnya, yang ditopang oleh meningkatnya ekspektasi pemangkasan suku bunga AS serta meningkatnya risiko geopolitik global. Selain emas, harga perak turut melonjak lebih dari 4% dan mencetak rekor baru di atas $94 per ons, didukung oleh permintaan safe-haven sekaligus perannya sebagai logam industri. Ancaman tarif Trump memicu kekhawatiran akan konflik dagang transatlantik yang lebih luas, sehingga mendorong investor beralih ke logam mulia.

Dari sisi kebijakan moneter, prospek pelonggaran kebijakan Federal Reserve semakin menguat seiring melemahnya data ekonomi AS dan tanda-tanda inflasi yang mulai mereda. Kondisi ini menurunkan opportunity cost memegang aset tanpa imbal hasil seperti emas. Selain itu, ketegangan geopolitik di Timur Tengah, termasuk isu yang melibatkan Iran, turut memberikan dukungan tambahan terhadap harga emas dalam beberapa waktu terakhir.

#TradingLebihBaik di www.asiaprofx.com
Disclaimer: Transaksi PBK beresiko tinggi. Informasi ini bersifat edukasi, bukan saran investasi. Selalu lakukan analisis pribadi sebelum membuat keputusan trading.

Komunitas AsiaproFx

Bergabung bersama Komunitas Whatsapp AsiaproFx

Chat via WhatsApp
Tutup