Penguatan Dolar Tekan Harga Emas, Namun Tekanan Masih Terbatas Menjelang Data IHK AS

Penguatan Dolar Tekan Harga Emas, Namun Tekanan Masih Terbatas Menjelang Data IHK AS

Emas (XAU/USD) bergerak defensif di bawah level $4.600 menjelang sesi Eropa, dengan tekanan datang dari penguatan moderat Dolar AS setelah penurunan sebelumnya. Meski demikian, potensi penurunan harga emas terlihat terbatas karena masih didukung oleh faktor fundamental, termasuk kekhawatiran terhadap independensi Federal Reserve AS serta ekspektasi pasar akan adanya pemangkasan suku bunga lanjutan oleh The Fed. Kondisi ini membuat emas tetap menarik sebagai aset lindung nilai, meskipun tidak memberikan imbal hasil.

Di sisi lain, ketidakpastian geopolitik global terus menopang permintaan emas sebagai aset safe-haven. Namun, investor cenderung menahan diri dan menunggu rilis data inflasi konsumen AS (IHK) terbaru. Data ini dinilai krusial karena akan memengaruhi ekspektasi arah kebijakan moneter The Fed ke depan, sekaligus berdampak pada pergerakan USD dan harga emas. Dengan latar belakang fundamental yang masih mendukung, setiap pelemahan harga emas dipandang sebagai peluang beli korektif oleh pelaku pasar.

Intisari Penggerak Pasar Harian (Poin-Poin Utama):

  • Penyelidikan kriminal pemerintahan Presiden AS Donald Trump terhadap Ketua The Fed Jerome Powell memicu ketidakpastian atas independensi bank sentral AS dan mendorong emas ke rekor tertinggi baru.

  • Powell menyatakan bahwa ancaman tuntutan pidana tersebut berkaitan dengan tekanan politik akibat penolakan The Fed untuk menurunkan suku bunga.

  • Ketegangan geopolitik meningkat setelah Trump mempertimbangkan opsi keras, termasuk tindakan militer, terhadap Iran yang menindak demonstran anti-pemerintah.

  • AS mengumumkan tarif baru sebesar 25% bagi negara yang melakukan bisnis dengan Iran, yang turut mendukung permintaan emas sebagai safe-haven.

  • Data Nonfarm Payrolls AS terbaru mendukung kebijakan suku bunga yang relatif stabil dalam jangka pendek.

  • Meski demikian, pasar masih memperkirakan dua kali pemangkasan suku bunga The Fed hingga akhir tahun ini.

  • Dolar AS gagal menguat signifikan, sehingga tetap memberikan dukungan bagi harga emas.

  • Fokus pasar kini tertuju pada rilis Indeks Harga Konsumen (IHK) AS, yang diperkirakan naik 0,3% bulanan dan 2,7% tahunan, dengan potensi memicu volatilitas tinggi pada USD dan logam mulia.

Sell Area 4606 - 4612 (setelah konfirmasi CH)

Stop Loss Di atas 4.620

Take Profit TP1: 4.591, TP2: 4.576, TP3 : 4.566

#TradingLebihBaik di www.asiaprofx.com
Disclaimer: Transaksi PBK beresiko tinggi. Informasi ini bersifat edukasi, bukan saran investasi. Selalu lakukan analisis pribadi sebelum membuat keputusan trading.

Komunitas AsiaproFx

Bergabung bersama Komunitas Whatsapp AsiaproFx

Chat via WhatsApp
Tutup