USD/JPY Stabil, Pasar Menahan Diri Menunggu Putusan Suku Bunga BoJ
Yen Jepang (JPY) bergerak datar dan sulit mendapatkan momentum terhadap Dolar AS pada sesi Asia hari Kamis, karena pasar dihadapkan pada sinyal fundamental yang beragam dan memilih menunggu hasil pertemuan Bank of Japan (BoJ). Membaiknya sentimen risiko global setelah Presiden AS Donald Trump menarik ancaman tarif terkait Greenland menekan permintaan aset safe-haven, sementara kekhawatiran atas kesehatan fiskal Jepang dan aksi jual tajam obligasi pemerintah turut membebani JPY.
Di sisi lain, pelemahan JPY tertahan oleh ekspektasi sikap hawkish BoJ dan potensi intervensi otoritas Jepang untuk menahan depresiasi mata uang. Sejumlah pembuat kebijakan BoJ disebut melihat ruang kenaikan suku bunga secepat April, didukung oleh ekspektasi inflasi rumah tangga yang tetap tinggi dan data inflasi Jepang yang berada di atas target 2% selama beberapa tahun terakhir. Meski demikian, para trader memilih bersikap hati-hati dan menunggu keputusan BoJ pada hari Jumat serta pernyataan Gubernur Kazuo Ueda untuk petunjuk arah kebijakan selanjutnya.
Sementara itu, Dolar AS mendapatkan dukungan moderat seiring meredanya kekhawatiran perang dagang, yang membantu menopang pasangan USD/JPY. Fokus pasar kini tertuju pada rilis data ekonomi utama AS, termasuk Indeks Harga Belanja Konsumsi Pribadi (PCE) dan laporan PDB AS, yang berpotensi menjadi pemicu pergerakan selanjutnya bagi USD/JPY di tengah minimnya komitmen dari pelaku pasar Yen.
#TradingLebihBaik di www.asiaprofx.com
Disclaimer: Transaksi PBK beresiko tinggi. Informasi ini bersifat edukasi, bukan saran investasi. Selalu lakukan analisis pribadi sebelum membuat keputusan trading.