USD/JPY Turun di Bawah 158,50 di Tengah Peringatan Intervensi
USD/JPY merosot ke dekat 158,25 di awal perdagangan sesi Asia hari Kamis.
Para pejabat Jepang melihat kemungkinan intervensi untuk mendukung Yen Jepang.
Ekspektasi yang meningkat bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga untuk beberapa bulan ke depan mungkin membantu membatasi penurunan USD.
Pasangan mata uang USD/JPY jatuh ke sekitar 158,25 selama awal perdagangan sesi Asia pada hari Kamis. Yen Jepang (JPY) rebound terhadap Dolar AS (USD) setelah para pejabat Jepang memperingatkan tentang potensi intervensi untuk mendukung mata uang tersebut. Para pedagang akan mengawasi laporan Klaim Tunjangan Pengangguran Awal AS mingguan yang akan dirilis nanti pada hari Kamis, bersama dengan pernyataan dari pejabat The Fed.
Sebelumnya minggu ini, JPY jatuh di tengah kekhawatiran terhadap kebijakan fiskal dan moneter yang lebih longgar saat spekulasi meningkat bahwa Perdana Menteri Sanae Takaichi akan menyerukan pemilu sela dini untuk mengkonsolidasikan kekuasaannya. Namun, penurunan JPY mungkin akan terbatas di tengah kekhawatiran intervensi dari otoritas Jepang. Menteri Keuangan Jepang, Satsuki Katayama, mengeluarkan peringatan verbal lainnya pada hari Rabu, mengatakan bahwa para pejabat akan mengambil "tindakan yang tepat terhadap pergerakan Valas (Forex) yang berlebihan tanpa mengecualikan opsi apapun."
Harga produsen AS sedikit meningkat pada bulan November, sementara Penjualan Ritel AS meningkat lebih dari yang diprakirakan selama periode yang sama. Selain itu, data yang dirilis minggu lalu menunjukkan bahwa Tingkat Pengangguran AS pada bulan Desember turun menjadi 4,4%.
#TradingLebihBaik di www.asiaprofx.com
Disclaimer: Transaksi PBK beresiko tinggi. Informasi ini bersifat edukasi, bukan saran investasi. Selalu lakukan analisis pribadi sebelum membuat keputusan trading.