Harga minyak WTI bergerak melemah di sekitar $61,00 pada sesi Asia hari Senin, tertekan oleh kekhawatiran kelebihan pasokan. Tekanan ini muncul setelah stok Minyak Mentah AS meningkat jauh di atas perkiraan, dengan laporan EIA menunjukkan kenaikan 3,602 juta barel, melampaui ekspektasi pasar sekitar 1,1 juta barel. Kenaikan stok yang besar ini mengindikasikan permintaan yang lebih lemah, sehingga membebani pergerakan harga WTI.
Namun, penurunan harga WTI berpotensi terbatas oleh risiko geopolitik, khususnya meningkatnya ketegangan dengan Iran, salah satu produsen utama OPEC. Amerika Serikat meningkatkan tekanan melalui sanksi tambahan dan pengerahan aset militer ke Timur Tengah. Ke depan, perhatian pasar tertuju pada laporan stok API, di mana penurunan stok yang lebih besar dari perkiraan dapat menopang harga WTI, sementara kenaikan stok lanjutan berisiko menambah tekanan turun.
#TradingLebihBaik di www.asiaprofx.com Disclaimer: Transaksi PBK beresiko tinggi. Informasi ini bersifat edukasi, bukan saran investasi. Selalu lakukan analisis pribadi sebelum membuat keputusan trading.