WTI Turun ke $59,50 di Tengah Gangguan Pasokan Kazakh
Harga WTI menarik beberapa pembeli ke dekat $59,65 di awal perdagangan sesi Asia hari Rabu.
Penangguhan sementara produksi di ladang-ladang Minyak Kazakhstan mendukung harga WTI.
AS mengancam akan mengenakan tarif pada negara-negara Eropa terkait Greenland.
West Texas Intermediate (WTI), patokan Minyak mentah AS, diperdagangkan di sekitar $59,65 selama awal perdagangan sesi Asia pada hari Rabu. Harga WTI naik tipis di tengah krisis Greenland yang semakin meningkat dan penghentian operasi yang tidak terencana di ladang besar Kazakhstan. Para pedagang menunggu rilis laporan stok Minyak Mentah American Petroleum Institute (API) yang akan dirilis nanti pada hari Selasa.
Bloomberg melaporkan pada hari Selasa bahwa produsen Minyak Kazakhstan Tengizchevroil, yang dipimpin oleh Chevron, mengatakan bahwa mereka telah menghentikan produksi secara temporer di ladang Minyak Tengiz dan Korolev setelah dua kebakaran di generator listrik. Ladang Tengiz akan ditutup selama tujuh hingga sepuluh hari ke depan, dan gangguan pasokan dapat memberikan dukungan bagi harga WTI.
Kazakhstan telah mengurangi produksi Minyak Mentah sebesar 900.000 barel per hari (bph) yang mengalir ke terminal Caspian Pipeline Consortium di Pantai Laut Hitam Rusia akibat serangan drone.
"Tengiz adalah salah satu ladang terbesar di dunia, sehingga penghentian operasi ini tentu mengganggu aliran Minyak Mentah," kata Ajay Parmar, direktur energi dan penyulingan di ICIS. "Namun, gangguan ini tampaknya bersifat sementara, dan jika retorika tarif terus berlanjut, kami memprakirakan harga akan kembali turun," tambahnya.
Presiden AS, Donald Trump, pada akhir pekan mengancam akan mengenakan tarif pada delapan negara Eropa yang menentang rencananya untuk menguasai Greenland. Tarif tersebut akan meningkat menjadi 25% jika kesepakatan tidak tercapai sebelum 1 Juni. Trump dijadwalkan untuk membahas Greenland di World Economic Forum di Davos, Swiss, pada hari Rabu. Kekhawatiran akan perang dagang AS-UE yang merugikan dapat merusak sentimen pasar dan mungkin membatasi kenaikan harga emas hitam.
#TradingLebihBaik di www.asiaprofx.com
Disclaimer: Transaksi PBK beresiko tinggi. Informasi ini bersifat edukasi, bukan saran investasi. Selalu lakukan analisis pribadi sebelum membuat keputusan trading.