Harga Perak Terkoreksi ke Area $86,50 di Tengah Meredanya Ketegangan di Iran

Harga Perak Terkoreksi ke Area $86,50 di Tengah Meredanya Ketegangan di Iran

Harga Perak mengalami koreksi tajam hampir 6% dan turun mendekati level $86,50 pada sesi Asia hari Kamis. Penurunan ini terjadi setelah logam mulia tersebut mencetak rekor tertinggi sepanjang masa di $93,51 sehari sebelumnya. Koreksi dipicu oleh berkurangnya permintaan aset safe haven menyusul pernyataan Presiden AS Donald Trump bahwa Iran telah memberikan jaminan untuk menghentikan pembunuhan terhadap pengunjuk rasa dan tidak merencanakan eksekusi sipil massal.

Meski demikian, sentimen pasar secara umum masih cenderung berhati-hati. Trump sebelumnya mengancam kemungkinan tindakan militer terhadap Iran di tengah kerusuhan sipil, namun risiko tersebut mereda setelah Teheran menyampaikan komitmen untuk menghentikan eksekusi warga sipil. Meredanya ketegangan geopolitik ini mengurangi dorongan perlindungan ke aset safe haven seperti Perak.

Di sisi moneter, harga Perak juga tertekan oleh meningkatnya ekspektasi bahwa Federal Reserve tidak akan memangkas suku bunga pada pertemuan kebijakan bulan ini. Spekulasi tersebut menguat setelah data inflasi AS terbaru menunjukkan tekanan harga yang masih tinggi. Ke depan, pasar akan mencermati pengumuman Presiden AS terkait calon Ketua The Fed yang baru, yang berpotensi menjadi pemicu volatilitas lanjutan bagi harga Perak.

#TradingLebihBaik di www.asiaprofx.com
Disclaimer: Transaksi PBK beresiko tinggi. Informasi ini bersifat edukasi, bukan saran investasi. Selalu lakukan analisis pribadi sebelum membuat keputusan trading.

Komunitas AsiaproFx

Bergabung bersama Komunitas Whatsapp AsiaproFx

Chat via WhatsApp
Tutup