Harga Emas Melemah di Tengah Sentimen Risiko Positif, Namun Potensi Penurunan Terbatas

Harga Emas Melemah di Tengah Sentimen Risiko Positif, Namun Potensi Penurunan Terbatas

Emas (XAU/USD) bergerak melemah pada sesi Asia hari Selasa, menghentikan kenaikan dua hari sebelumnya. Tekanan datang dari membaiknya sentimen risk-on global setelah hasil pemilu Jepang mengurangi ketidakpastian politik serta meredanya ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Kondisi ini menurunkan permintaan terhadap aset safe-haven seperti emas. Meski demikian, penurunan harga masih terbatas karena emas tetap bertahan di bawah level psikologis $5.000.

Di sisi lain, pelemahan Dolar AS membantu membatasi penurunan emas. Pasar semakin yakin bahwa Federal Reserve akan memangkas suku bunga setidaknya dua kali pada tahun 2026, dengan pemangkasan pertama diperkirakan pada pertengahan tahun. Kekhawatiran terhadap independensi Fed, menyusul pernyataan Presiden AS Donald Trump terkait kebijakan suku bunga, turut menekan USD dan memberikan dukungan bagi emas yang tidak memberikan imbal hasil.

Fokus pasar kini tertuju pada rilis data ekonomi AS yang krusial, terutama laporan Nonfarm Payrolls (NFP) dan inflasi konsumen AS minggu ini, yang dapat menentukan arah kebijakan Fed ke depan. Selain itu, pembelian emas yang berkelanjutan oleh Bank Rakyat Tiongkok serta sinyal pengurangan ketergantungan pada obligasi AS menunjukkan permintaan emas yang masih solid. Namun, agar tren bullish berlanjut, harga emas perlu menembus level tertinggi minggu lalu.

#TradingLebihBaik di www.asiaprofx.com
Disclaimer: Transaksi PBK beresiko tinggi. Informasi ini bersifat edukasi, bukan saran investasi. Selalu lakukan analisis pribadi sebelum membuat keputusan trading.

Komunitas AsiaproFx

Bergabung bersama Komunitas Whatsapp AsiaproFx

Chat via WhatsApp
Tutup