Harga Emas Menguat Mendekati $5.050, Dolar AS Melemah Jelang Data NFP
Harga emas (XAU/USD) kembali menguat dan naik ke atas level $5.050 pada sesi Asia hari Rabu, setelah sempat terkoreksi moderat pada perdagangan sebelumnya. Penguatan ini didorong oleh pelemahan Dolar AS yang berlanjut seiring meningkatnya ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve. Namun, kenaikan emas masih cenderung terbatas karena sentimen risiko global yang positif dan sikap hati-hati pelaku pasar menjelang rilis laporan Nonfarm Payrolls (NFP) AS.
Tekanan terhadap Dolar AS semakin besar setelah data Penjualan Ritel AS bulan Desember menunjukkan stagnasi dan lebih lemah dari perkiraan, memperkuat pandangan bahwa ekonomi AS mulai melambat. Kondisi ini mendorong pasar untuk meningkatkan ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed pada tahun mendatang. Selain itu, kembali munculnya kekhawatiran mengenai independensi bank sentral AS turut menekan USD dan memberikan dukungan tambahan bagi emas, meskipun sejumlah pejabat The Fed masih menyampaikan pandangan hawkish.
Dari sisi teknikal, tren emas tetap cenderung bullish, namun momentum kenaikan terlihat melambat. Harga emas perlu menembus area resistensi di sekitar $5.090 untuk membuka ruang kenaikan lanjutan. Dengan indikator teknikal yang menunjukkan fase konsolidasi, pasar kemungkinan menunggu konfirmasi lebih lanjut, terutama dari data ketenagakerjaan AS. Oleh karena itu, pergerakan emas ke depan masih akan sangat dipengaruhi oleh hasil laporan NFP dan arah kebijakan The Fed selanjutnya.
#TradingLebihBaik di www.asiaprofx.com
Disclaimer: Transaksi PBK beresiko tinggi. Informasi ini bersifat edukasi, bukan saran investasi. Selalu lakukan analisis pribadi sebelum membuat keputusan trading.