Harga Emas Terkoreksi dari Level Tertinggi Usai Data NFP AS Kuat Tekan Ekspektasi Pemangkasan Suku Bunga
Harga emas (XAU/USD) bergerak turun pada sesi Asia hari Kamis, mundur dari level tertinggi hampir dua minggu setelah laporan Nonfarm Payrolls (NFP) AS yang kuat mengurangi ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed pada bulan Maret. Meski demikian, penurunan harga emas masih terbatas dan bertahan sedikit di atas level $5.050 karena pasar menerima sinyal yang beragam dari sisi fundamental dan kebijakan moneter AS.
Data NFP menunjukkan ekonomi AS menambah 130 ribu lapangan kerja pada Januari, jauh melampaui ekspektasi, dengan tingkat pengangguran turun ke 4,3% dan pertumbuhan upah tetap stabil. Data ini mendorong pasar untuk meningkatkan keyakinan bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga pada pertemuan Maret. Beberapa pejabat The Fed juga menyampaikan sikap hati-hati, menekankan pentingnya menjaga kebijakan tetap ketat guna memastikan inflasi kembali ke target 2%.
Namun, pelemahan emas dibatasi oleh kenyataan bahwa Dolar AS gagal mempertahankan penguatannya pasca-NFP, seiring keyakinan pasar bahwa The Fed masih akan memangkas suku bunga dua kali pada tahun 2026. Selain itu, kekhawatiran terhadap independensi bank sentral AS membuat investor USD bersikap defensif, sehingga membantu menopang harga emas. Ke depan, perhatian pasar akan tertuju pada rilis data inflasi AS, yang berpotensi menjadi penentu arah pergerakan emas selanjutnya.
#TradingLebihBaik di www.asiaprofx.com
Disclaimer: Transaksi PBK beresiko tinggi. Informasi ini bersifat edukasi, bukan saran investasi. Selalu lakukan analisis pribadi sebelum membuat keputusan trading.