Emas Merangkak ke Area $5.100 Didorong Permintaan Safe Haven, Pasar Menanti Data AS
Emas (XAU/USD) melanjutkan penguatan selama dua hari berturut-turut pada hari Rabu setelah bangkit dari level terendah empat minggu di sekitar $4.400. Kenaikan ini didorong oleh meningkatnya ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran, setelah laporan bahwa AS menembak jatuh drone Iran di Laut Arab. Situasi tersebut kembali memicu permintaan terhadap aset safe-haven, mendorong investor memburu logam mulia di tengah berkurangnya optimisme terhadap kelanjutan negosiasi nuklir AS-Iran.
Selain faktor geopolitik, prospek pemangkasan suku bunga Federal Reserve turut menopang kenaikan Emas. Spekulasi bahwa The Fed masih akan memangkas suku bunga dua kali tahun ini membuat Dolar AS bergerak defensif, sehingga menguntungkan Emas yang tidak memberikan imbal hasil. Sejumlah pejabat Fed memberikan sinyal yang beragam terkait inflasi, namun pasar tetap melihat ruang pelonggaran kebijakan moneter. Investor kini menantikan rilis data ADP ketenagakerjaan sektor swasta dan PMI Jasa ISM AS untuk mencari arah pergerakan jangka pendek berikutnya.
Dari sisi teknikal, Emas berhasil bertahan di atas SMA 50-periode pada grafik H4 dan menembus level retracement 50% dari penurunan sebelumnya, membuka peluang kenaikan lanjutan. Indikator MACD menunjukkan momentum bullish yang menguat, sementara RSI bergerak di atas level netral, mencerminkan sentimen yang membaik. Meski demikian, Emas masih menghadapi area resistance Fibonacci di atasnya, sehingga pergerakan selanjutnya akan sangat bergantung pada kemampuan harga bertahan di atas level teknikal kunci dan respons pasar terhadap data ekonomi AS.
#TradingLebihBaik di www.asiaprofx.com
Disclaimer: Transaksi PBK beresiko tinggi. Informasi ini bersifat edukasi, bukan saran investasi. Selalu lakukan analisis pribadi sebelum membuat keputusan trading.