Emas Menguat Didorong Lonjakan Permintaan Safe-Haven di Tengah Konflik Iran
Harga Emas (XAU/USD) mencatat kenaikan dua sesi berturut-turut karena investor mencari aset aman di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik. Konflik Iran terus bereskalasi dengan serangan militer lintas kawasan, termasuk laporan tenggelamnya kapal perang Iran oleh kapal selam AS, yang memperkuat kekhawatiran akan konflik berkepanjangan. Meskipun muncul laporan adanya sinyal kesiapan Iran untuk menjajaki perundingan, bantahan dari Teheran membuat arah konflik tetap tidak pasti dan menjaga minat terhadap Emas sebagai aset lindung nilai.
Penguatan Emas juga didukung oleh pelemahan Dolar AS, yang membuat logam mulia ini lebih menarik bagi pembeli global. Namun, potensi kenaikan Emas mulai dibatasi oleh lonjakan harga energi yang memicu kekhawatiran inflasi dan mendorong pasar menunda ekspektasi pemangkasan suku bunga Federal Reserve. Imbal hasil obligasi AS bertenor 10 tahun yang terus naik turut menahan laju kenaikan Emas, meski sentimen bullish secara umum masih bertahan.
Dari sisi teknikal, Emas diperdagangkan mendekati area $5.190 dengan bias bullish yang tetap terjaga. Harga masih bergerak dalam pola ascending channel dan bertahan di atas EMA 50-hari, menandakan struktur tren naik masih utuh. Selama support di kisaran $5.160–$5.070 bertahan, Emas berpeluang melanjutkan penguatan menuju area $5.470, dengan ruang kenaikan lanjutan masih terbuka jika sentimen risiko global tetap tinggi.
#TradingLebihBaik di www.asiaprofx.com
Disclaimer: Transaksi PBK beresiko tinggi. Informasi ini bersifat edukasi, bukan saran investasi. Selalu lakukan analisis pribadi sebelum membuat keputusan trading.