Yen Jepang Tertekan, Inflasi Nasional Melunak Jelang Tekanan Dolar AS
Yen Jepang diperdagangkan lemah di dekat level terendah mingguan sekitar 155,20 terhadap Dolar AS pada sesi Asia hari Jumat. Pelemahan ini terjadi karena Dolar AS tetap kuat setelah risalah rapat FOMC menunjukkan bahwa para pejabat Federal Reserve belum terburu-buru menurunkan suku bunga, dengan inflasi AS yang masih bertahan di atas target 2%. Kondisi tersebut membuat Indeks Dolar AS bertahan di dekat level tertinggi tiga minggu, sehingga terus memberi tekanan pada Yen.
Di sisi lain, data Indeks Harga Konsumen (IHK) Nasional Jepang yang melemah ikut membebani Yen Jepang. Inflasi utama Jepang melambat menjadi 1,5% pada Januari, sementara IHK inti turun ke 2%, sesuai perkiraan. Meredanya tekanan inflasi ini mengurangi ekspektasi sikap hawkish dari Bank of Japan, sehingga membatasi potensi penguatan Yen, meskipun investor juga menantikan rilis data PDB AS dan indeks PCE untuk arah pasar selanjutnya.
#TradingLebihBaik di www.asiaprofx.com
Disclaimer: Transaksi PBK beresiko tinggi. Informasi ini bersifat edukasi, bukan saran investasi. Selalu lakukan analisis pribadi sebelum membuat keputusan trading.