Yen Jepang Tertekan di Bawah 158,50, Pasar Menunggu Data Inflasi AS dan Arah Kebijakan BoJ

Yen Jepang Tertekan di Bawah 158,50, Pasar Menunggu Data Inflasi AS dan Arah Kebijakan BoJ

Pasangan mata uang USD/JPY menguat mendekati level 158,30 pada awal perdagangan sesi Asia hari Rabu, didorong oleh melemahnya Yen Jepang di tengah ketidakpastian arah kebijakan moneter Bank of Japan (BoJ). Spekulasi meningkat bahwa Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi, dapat mendorong BoJ untuk memperlambat kenaikan suku bunga setelah dilaporkan menyampaikan keraguan terhadap pengetatan tambahan dalam pertemuan dengan Gubernur BoJ, Kazuo Ueda. Sementara itu, Ueda juga mengisyaratkan kemungkinan mempertahankan suku bunga lebih lama karena potensi dampak ekonomi dari konflik di Timur Tengah, yang membuat pasar memperkirakan BoJ akan menahan suku bunga pada pertemuan kebijakan mendatang.

Di sisi lain, perhatian pasar kini tertuju pada rilis data inflasi Indeks Harga Konsumen AS (CPI) bulan Februari yang akan dipublikasikan hari Rabu. Inflasi utama diperkirakan naik 2,4% secara tahunan, sementara inflasi inti diperkirakan meningkat 2,5%. Data ini dipandang penting karena dapat memberikan arah baru bagi pergerakan Dolar AS dan pasangan USD/JPY. Jika inflasi AS menunjukkan tanda-tanda pelemahan, hal tersebut berpotensi menekan Dolar AS dalam jangka pendek.

#TradingLebihBaik di www.asiaprofx.com
Disclaimer: Transaksi PBK beresiko tinggi. Informasi ini bersifat edukasi, bukan saran investasi. Selalu lakukan analisis pribadi sebelum membuat keputusan trading.

Komunitas AsiaproFx

Bergabung bersama Komunitas Whatsapp AsiaproFx

Chat via WhatsApp
Tutup