Akhir Pekan: Dolar Tersandung, Emas Bertahan - Pasar Siap Menyambut BOJ & BOE

Akhir Pekan: Dolar Tersandung, Emas Bertahan - Pasar Siap Menyambut BOJ & BOE

SobatPro, menjelang penutupan pekan ini pasar global masuk fase re-pricing setelah The Fed memangkas suku bunga, namun nada komunikasinya dinilai tidak se-hawkish yang dikhawatirkan banyak pelaku pasar. Dampaknya terasa jelas: dolar melemah untuk pekan ketiga berturut-turut, membuat euro dan pound tetap menjaga tren naik mingguan, sementara yen ikut menguat karena spekulasi Bank of Japan (BOJ) berpeluang menaikkan suku bunga pada pertemuan pekan depan. Di sisi lain, perdebatan terbesar ada pada arah suku bunga 2026: pasar cenderung mem-price pemangkasan yang lebih agresif dibanding proyeksi sebagian pembuat kebijakan, sehingga data inflasi dan tenaga kerja tetap jadi pemicu volatilitas paling sensitif.

Emas kembali menjadi pusat perhatian karena masih bertahan tinggi ketika USD rapuh. Pergerakan terbaru menunjukkan harga stabil di sekitar 4.276,190 dan cenderung konsolidasi tepat di bawah zona 4.278,095. Jika dorongan beli kembali dominan, area 4.293,460 menjadi batas atas berikutnya yang akan dipantau pasar. Namun jika tekanan jual muncul lagi, area reaksi terdekat berada di 4.264,700–4.259,159; kemudian ruang penurunan berikutnya mengarah ke 4.237,569, lalu 4.218,135 hingga 4.207,230 sebagai level yang berpotensi memicu volatilitas lanjutan. Pola ini menggambarkan sentimen yang masih pro-emas, tetapi pasar juga menahan diri sambil menunggu katalis berikutnya dari bank sentral dan data ekonomi.

Memasuki akhir pekan dan awal pekan depan, fokus pasar akan berputar pada dua tema besar: data Inggris dan kebijakan Jepang. Inggris dijadwalkan merilis GDP bulanan, yang bisa menjadi penentu sentimen pound sebelum rangkaian rilis penting pekan depan seperti data tenaga kerja dan inflasi—yang pada akhirnya membentuk ekspektasi menuju keputusan Bank of England (BOE). Sementara itu, rapat BOJ menjadi panggung utama bagi yen: jika sinyal pengetatan makin kuat, pergerakan JPY berpotensi lebih aktif, terutama ketika dipadukan dengan dolar yang sedang kehilangan dukungan.

Kesimpulannya, akhir pekan ini pasar bergerak dalam mode “siaga”: USD melemah, emas bertahan, dan perhatian investor bergeser ke BOJ serta BOE. Kalau SobatPro ingin ringkasan cepat setelah rilis data atau muncul headline besar (biar tetap fokus dan nggak overthinking), langsung hubungi tim AsiaproFx ya.

#TradingLebihBaik di www.asiaprofx.com
Disclaimer: Transaksi PBK beresiko tinggi.

Komunitas AsiaproFx

Bergabung bersama Komunitas Whatsapp AsiaproFx

Chat via WhatsApp
Tutup