Emas turun karena imbal hasil obligasi kembali menguat menjelang pendapatan Meta Kuartal III

20 Oct 2026   •   17
Emas turun karena imbal hasil obligasi kembali menguat menjelang pendapatan Meta Kuartal III
  • Harga emas turun mendekati US$4.120 di tengah tanda-tanda pemulihan imbal hasil obligasi AS dan harga minyak yang lebih tinggi.
  • Imbal hasil obligasi Pemerintah AS rebound menjelang laporan pendapatan Kuartal III Meta yang dijadwalkan pada hari Rabu.
  • Risiko pasokan energi meningkat pesat saat Iran memperingatkan perluasan blokade ke selat lain di luar Hormuz.

Harga Emas (XAU/USD) turun mendekati US$4.120 pada perdagangan Eropa hari Selasa . Logam mulia ini menghadapi tekanan jual di tengah pemulihan imbal hasil obligasi Amerika Serikat (AS) dan kenaikan harga minyak.

Imbal hasil obligasi Pemerintah AS menunjukkan tanda-tanda pemulihan, dengan hyperscaler AS dijadwalkan melaporkan pendapatan Kuartal III mereka dalam waktu dekat. Pada saat berita ini ditulis, imbal hasil obligasi Pemerintah AS bertenor 10 tahun turun 0,35% ke dekat 5,13%, tetapi naik 1,2% pada hari Senin. Secara teoritis, imbal hasil yang lebih tinggi pada aset yang didukung AS mengurangi daya tarik aset tanpa imbal hasil, seperti Emas.

Apa yang Diprakirakan dari Pendapatan Kuartal III Para Hyperscaler AS

Musim laporan pendapatan Kuartal III AS telah dimulai dan Meta akan menjadi salah satu dari lima hyperscaler, yang akan menjadi yang pertama melaporkan kinerja kuartalannya pada hari Rabu. Microsoft, Amazon, dan Google dijadwalkan melaporkan hasil Kuartal III mereka pekan depan.

Menurut Goldman Sachs, Meta adalah salah satu dari lima hyperscaler AI yang diprakirakan akan meningkatkan belanja modal gabungan menjadi sekitar US$1,2 triliun tahun depan, Reuters melaporkan.

Skenario seperti itu akan mempercepat imbal hasil obligasi Pemerintah AS, membuat pertumbuhan menjadi taruhan yang menarik bagi para investor dibandingkan dengan aset-aset tradisional.

Imbal hasil obligasi Pemerintah AS berada di bawah tekanan dalam beberapa pekan terakhir, saat para pakar pasar mulai meragukan keberlanjutan investasi oleh para hyperscaler dalam membangun pusat data.

Para analis di Deutsche Bank menyoroti bahwa, di tengah meningkatnya kekhawatiran pertumbuhan terkait AI, pasar pendapatan-tetap melihat pelarian ke aset-aset safe haven yang cukup signifikan, dengan kekhawatiran ini membantu "mendorong reli yang lumayan pada obligasi pemerintah." Secara khusus, mereka menunjukkan bahwa "imbal hasil obligasi Pemerintah AS bertenor 10 tahun" "turun 16,5 bp pekan lalu (+1,5 bp pada hari Jumat) ke 5,07%," yang menggarisbawahi besarnya pergerakan tersebut ketika para investor menilai ulang prospek pertumbuhan dan beralih ke surat utang pemerintah.

Harga Minyak Naik di Tengah Premi Risiko yang Tinggi Akibat Risiko Timur Tengah

Harga minyak telah naik hampir 15% dalam dua minggu terakhir dari level terendah baru-baru ini di di US$86,32. Pada saat berita ini ditulis, harga Minyak WTI diperdagangkan sedikit lebih tinggi di sekitar US$98,45. Para pelaku pasar terus memberikan premi risiko pada harga minyak di tengah konflik yang masih berlangsung di Timur Tengah.

Laporan yang menunjukan bahwa Iran dapat memperluas cakupan blokade ke selat Bab al - Mandeb dan Terusan Suez, serta siap melakukan pembalasan terhadap serangan AS-Israel telah memicu kekhawatiran atas risiko pasokan energi.

Seorang sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Mohsen Rezaei, memperingatkan akhir pekan ini bahwa Teheran telah menyiapkan rencana pemabalasan baru untuk setiap serangan AS-Israel yang diperbaruhi. 

The Fed Memasuki Masa Tenang

Masa tenang bagi para pengambil kebijakan Federal Reserve (The Fed) menjelang pengumuman kebijakan moneter telah dimulai. Sejauh yang kami ketahui, sejumlah pejabat The Fed telah menekankan pentingnya menurunkan inflasi ke target 2%, tetapi belum mengindikasikan adanya urgensi untuk menaikkan suku bunga lagi.

CME FedWatch tool juga menunjukkan bahwa para pedagang yakin The Fed akan membiarkan suku bunga tidak berubah pada bulan Oktober dan menaikkannya pada bulan Desember.

Login Sign Up