Euro Naik Tipis Menembus Level 1,1200 di Tengah Bayang-Bayang Isu Utang Prancis

26 Oct 2026   •   3
Euro Naik Tipis Menembus Level 1,1200 di Tengah Bayang-Bayang Isu Utang Prancis

Pasar valuta asing kembali menunjukkan dinamika menarik pada awal pekan ini. Nilai tukar Euro terhadap Dolar AS (EUR/USD) berhasil bangkit tipis hingga menyentuh kisaran 1,1220 pada awal sesi perdagangan Asia hari Senin. Meski berada dalam tren pemulihan, pergerakan positif Euro diprakirakan masih terhalang oleh eskalasi risiko politik dan gejolak anggaran di Prancis.

Faktor Pendorong dan Pengambat EUR/USD

Pergerakan mata uang EUR/USD saat ini dipengaruhi oleh sejumlah sentimen penting:

  • Ekspektasi Kebijakan ECB: Bank Sentral Eropa (ECB) diperkirakan tetap mempertahankan suku bunga acuan di level 2,5% pada pertemuan Oktober. Namun, proyeksi kenaikan suku bunga lanjutan hingga akhir tahun tetap terbuka. Analis Brown Brothers Harriman (BBH) mencatat adanya potensi pengetatan sebesar 75 bps hingga mencapai 3,25% dalam 12 bulan ke depan.

  • Protes Biaya Hidup di Prancis: Situasi domestik Prancis yang memanas—ditandai dengan aksi unjuk rasa sekitar 410.000 orang di berbagai kota besar akibat lonjakan biaya hidup—menjadi penahan utama laju penguatan Euro. BBH memperingatkan bahwa masalah fiskal Prancis berpotensi menekan EUR/USD kembali ke area 1,1000.

  • Ekspektasi Suku Bunga The Fed: Berdasarkan indikator CME FedWatch Tool, probabilitas The Fed mempertahankan suku bunga pada rapat Oktober mencapai 90,6%, sementara peluang kenaikan suku bunga pada bulan Desember tercatat sebesar 79,4%.

Analisis Teknis Pergerakan EUR/USD

Secara teknis, tren jangka pendek EUR/USD masih menunjukkan kecenderungan melemah (bearish):

  • Indikator Pergerakan (SMA): Pergerakan harga bertahan di bawah rata-rata pergerakan sederhana (Simple Moving Average) 100 hari di kisaran 1,1450, yang menjadi penghalang utama tren kenaikan.

  • Indikator Volatilitas dan Momentum: Posisi harga berada di bawah garis tengah Bollinger Bands (1,1225), dengan batas bawah di 1,1140 sebagai area support terdekat. Sementara itu, Indeks Kekuatan Relatif (Relative Strength Index/RSI) berada di angka 39,7 (di bawah ambang netral 50), mengindikasikan momentum penguatan yang masih cenderung lemah.

Para pelaku pasar kini bersiap mencermati arah kebijakan moneter lebih lanjut menjelang pengumuman keputusan suku bunga resmi dari ECB dan The Fed pada pekan ini.

Login Sign Up