Hasil Pemilu Sela AS Bikin Pasar Cemas, Harga Emas Terjun Bebas Tertekan Penguatan Dolar

04 Nov 2026   •   1
Hasil Pemilu Sela AS Bikin Pasar Cemas, Harga Emas Terjun Bebas Tertekan Penguatan Dolar

Pergerakan harga emas dunia kembali terhempas dalam pada perdagangan sesi awal pekan ini. Logam mulia berstatus safe haven ini tertekan hebat setelah rilis hasil sementara Pemilu Paruh Waktu (Midterm Elections) AS 2026 memicu respons mengejutkan di pasar keuangan global, yang berdampak pada lonjakan singkat Indeks Dolar AS (DXY) dan imbal hasil (yield) obligasi pemerintah AS (US Treasury).

Harga emas di pasar spot tercatat anjlok hingga 1,85% menuju kisaran level US$2.685 per troy ons. Penurunan tajam ini merupakan koreksi harian terdalam dalam beberapa pekan terakhir, menghapus sebagian besar keuntungan akumulatif yang sempat diraih pada sesi perdagangan sebelumnya.

Penyebab utama jatuhnya komoditas ini adalah aksi lepas aset risiko (risk adjustment) oleh investor meny menyusul proyeksi pembentukan parlemen yang terbelah (split Congress). Skenario ini memicu spekulasi bahwa Federal Reserve (The Fed) akan menahan suku bunga acuan di tingkat tinggi lebih lama guna menjaga stabilitas fiskal, yang secara otomatis mengikis daya tarik emas sebagai aset tanpa imbal hasil (non-yielding asset).

Selain faktor geopolitik dan politik domestik AS, indikator teknikal memperlihatkan bahwa harga emas telah menembus batas support krusial di level US$2.700 per troy ons. Apabila aksi jual (sell-off) terus berlanjut, target penurunan berikutnya berpotensi menguji kisaran US$2.650 hingga US$2.620 per troy ons. Sebaliknya, jika terjadi pembalikan arah (rebound), batas resistance terdekat berada pada posisi US$2.715 hingga US$2.740 per troy ons.

Para pelaku pasar kini bersikap lebih waspada sambil menantikan rilis resmi pengumuman kebijakan suku bunga The Fed serta data inflasi AS untuk menentukan arah pergerakan aset aman ini selanjutnya.


Login Sign Up