Gold & DXY Radar 22 Jan 2026: Setelah ATH, Market Masuk Mode “Uji Nyali”

Gold & DXY Radar 22 Jan 2026: Setelah ATH, Market Masuk Mode “Uji Nyali”

SobatPro, pergerakan hari ini menunjukkan market mulai mendinginkan euforia setelah emas sempat cetak all-time high. Dari chart, XAUUSD terlihat pullback dan bergerak choppy di sekitar area psikologis 4.800—tanda buyer masih bertahan, tapi profit-taking juga mulai agresif. Sementara itu DXY cenderung stabil dan menguat tipis di area 98,8, memberi sinyal dolar sedang “ambil napas” setelah tekanan beberapa sesi terakhir.

Dari sisi fundamental, pelemahan emas hari ini selaras dengan membaiknya risk sentiment. Pemicu utamanya datang dari perubahan nada terkait Greenland: Trump menarik kembali ancaman tarif dan meredakan spekulasi konflik yang sebelumnya bikin pasar defensif. Ketika tensi headline mereda, aliran dana cenderung keluar dari safe haven sementara waktu—itulah kenapa emas terkoreksi dari puncak, dan dolar bisa mempertahankan penguatan.

Namun, koreksi emas ini belum otomatis berarti tren aman selesai. Isu kepercayaan terhadap dolar masih sensitif, terutama karena pasar terus memantau dinamika independensi bank sentral AS yang belakangan jadi sorotan. Selama narasi “uncertainty” ini belum benar-benar padam, emas biasanya tetap punya basis demand, meski jalannya jadi lebih naik-turun dan tidak semulus reli sebelumnya.

Di pasar FX, AUD jadi perhatian karena data tenaga kerja Australia kuat—mendorong Aussie menguat dan memunculkan ekspektasi RBA bisa lebih hawkish. Sementara dari Jepang, yen masih rapuh jelang pertemuan BoJ, ditambah faktor politik-fiskal domestik yang menjaga volatilitas tetap tinggi. Kombinasi faktor ini membuat DXY terlihat lebih stabil karena pergerakan antar mata uang utama sedang tidak seragam.

Fokus volatilitas hari ini ada di data AS malam nanti: Final GDP q/q dan Unemployment Claims sekitar 20:30 WIB, lalu Core PCE m/m sekitar 22:00 WIB. Data yang lebih kuat berpotensi menjaga dolar tetap firm dan menahan emas untuk rebound terlalu cepat, sementara data yang melemah bisa memancing risk-off balik dan membuka peluang emas mendapatkan tenaga lagi sebagai safe haven.

Kalau SobatPro ingin rangkuman “pra-data vs pasca-data” yang lebih praktis untuk Gold & DXY (biar nggak kebawa noise), langsung hubungi tim asiaprofx—nanti dibantu update arah market harian yang singkat, padat, dan jelas.

#TradingLebihBaik di www.asiaprofx.com
Disclaimer: Transaksi PBK beresiko tinggi. Informasi ini bersifat edukasi, bukan saran investasi. Selalu lakukan analisis pribadi sebelum membuat keputusan trading.

Komunitas AsiaproFx

Bergabung bersama Komunitas Whatsapp AsiaproFx

Chat via WhatsApp
Tutup