Gold & DXY Radar Kamis 26 Feb 2026: Dolar Melemah, Emas “Reload” — Fokus Geneva & Jobless Claims

Gold & DXY Radar Kamis 26 Feb 2026: Dolar Melemah, Emas “Reload” — Fokus Geneva & Jobless Claims

SobatPro, pasar hari ini bergerak dalam mode risk-watch: dolar cenderung lebih soft, sementara emas kembali dilirik sebagai safe haven di tengah ketidakpastian tarif AS dan sorotan pembicaraan AS–Iran di Geneva. Kombinasi ini bikin aliran dana jadi lebih selektif—bukan panik, tapi jelas lebih sensitif terhadap headline.

Dari chart XAUUSD M30, emas terlihat memantul dari zona demand 5.150.000-an (area biru) dan mencoba membangun pijakan untuk dorongan lanjutan. Selama area bawah ini bertahan, fokus berikutnya tetap ke 5.200.000 sebagai “gerbang psikologis”; jika tembus bersih, ruang ke 5.260.000–5.300.000 kembali terbuka. Tapi kalau tekanan turun menembus 5.108.000–5.100.000, bias naik melemah dan market berpotensi balik agresif ke bawah.

Sementara itu DXY M30 masih terlihat choppy dan belum benar-benar “menemukan arah”, tapi kecenderungan melemah tipis memberi napas untuk komoditas (terutama emas). Hari ini perhatian pasar mengarah ke data US weekly jobless claims—angka ini bisa mengubah ekspektasi jalur suku bunga, yang otomatis memantul ke USD, yield, dan mood risk-on/risk-off.

Di sisi yen, narasi JPY menguat setelah komentar pejabat BOJ yang membuka peluang pengetatan lebih dekat waktu (meski tetap “data-dependent” menunggu rapat Maret–April). Itu tercermin di USDJPY M30 yang kini berada di fase konsolidasi setelah sempat spike, menandakan pasar sedang menakar ulang: apakah penguatan yen ini cuma reaksi headline, atau awal pergeseran sentimen yang lebih besar.

Kalau SobatPro mau versi ringkas level penting + update cepat saat news bergerak (biar nggak kejebak spike), langsung hubungi tim AsiaproFx untuk mapping market yang lebih rapi dan terarah.

#TradingLebihBaik di www.asiaprofx.com
Disclaimer: Transaksi PBK beresiko tinggi. Informasi ini bersifat edukasi, bukan saran investasi. Selalu lakukan analisis pribadi sebelum membuat keputusan trading.

Komunitas AsiaproFx

Bergabung bersama Komunitas Whatsapp AsiaproFx

Chat via WhatsApp
Tutup