GOLD & DXY Radar Selasa 27 Jan 2026: Emas Ngegas di Area 5.100, Dolar Masih Tertahan Sentimen
SobatPro, emas hari ini masih terlihat nyaman bertahan di area tinggi setelah sempat menguji zona psikologis 5.100. Dari chart M30 yang kamu kirim, pergerakan harga menunjukkan dorongan bullish yang kuat, lalu berubah menjadi fase “napas” atau konsolidasi di area premium. Pola ini umum terjadi saat market sudah lari kencang dan mulai menunggu pemicu baru untuk menentukan apakah lanjut menanjak atau sekadar merapikan posisi.
Secara teknikal, area 5.100 tetap menjadi “pintu utama” yang terus diuji pelaku pasar. Di bawahnya, zona 5.085–5.060 terlihat sebagai area kerja intraday tempat harga bolak-balik mencari keseimbangan. Sementara itu, level 5.000 muncul sebagai batas psikologis yang paling mudah dibaca: bertahan di atasnya membuat sentimen emas tetap solid, sedangkan pelemahan yang menembus dan bertahan di bawahnya berpotensi mengubah ritme menjadi lebih defensif. Jika tekanan melebar, area 4.900 tampak sebagai zona reaksi lanjutan yang wajar dipantau karena sebelumnya menjadi pijakan struktur harga.
Dari sisi DXY, “cerita besarnya” masih sama: dolar belum benar-benar pulih karena pasar sedang berada dalam mode sensitif terhadap ketidakpastian. Kombinasi tensi dagang dan geopolitik membuat arus safe haven tetap mengalir, sementara fokus besar pasar juga tertuju pada agenda bank sentral AS—bukan hanya soal suku bunga, tetapi soal nada kebijakan dan persepsi independensi yang bisa mengubah keyakinan investor terhadap dolar. Di saat USD kehilangan momentum, emas biasanya lebih mudah mempertahankan posisi tinggi karena daya tariknya meningkat saat greenback melemah.
Untuk pemicu volatilitas terdekat, pasar akan mencermati data AS seperti Consumer Confidence dan Richmond Manufacturing Index yang bisa mempengaruhi mood dolar dalam satu sesi. Selain itu, headline risk dari pidato Presiden Trump juga berpotensi memicu gerak cepat karena komentar terkait tarif, geopolitik, atau kebijakan sering langsung mengubah risk sentiment. Data CPI Australia dapat menggeser ekspektasi kebijakan di kawasan, sementara rangkaian agenda Bank of Canada (statement dan konferensi pers) kerap memicu reaksi lintas aset karena pasar lebih reaktif pada “bahasa” dan proyeksi ketimbang angka suku bunga semata.
#TradingLebihBaik di www.asiaprofx.com
Disclaimer: Transaksi PBK beresiko tinggi. Informasi ini bersifat edukasi, bukan saran investasi. Selalu lakukan analisis pribadi sebelum membuat keputusan trading.