Gold & DXY Radar, Selasa 10 Feb 2026: Yen Menguat karena “Intervensi”, Emas Menahan Profit Taking

Gold & DXY Radar, Selasa 10 Feb 2026: Yen Menguat karena “Intervensi”, Emas Menahan Profit Taking

SobatPro, pasar Selasa 10 Feb 2026 terasa seperti lagi “ngumpulin tenaga”: dolar masih cenderung lemah, yen menahan penguatan, sementara emas bergerak lebih hati-hati setelah sempat naik. Ini tipikal sesi yang gampang berubah cepat—bukan karena teknikal semata, tapi karena pelaku pasar lagi menunggu pemicu dari data dan headline.

Dari sisi DXY, tekanan masih terasa karena pasar tetap mem-price peluang pemangkasan suku bunga tahun ini. Artinya, dolar belum punya alasan kuat untuk comeback besar tanpa dukungan data yang benar-benar solid. Fokus investor minggu ini mengarah ke data tenaga kerja dan inflasi AS—dua rilis yang biasanya menentukan apakah ekspektasi rate cut makin cepat atau justru mundur.

Di sisi Gold, pelemahan yang terlihat lebih masuk akal dibaca sebagai profit taking setelah reli, bukan perubahan cerita besar. Secara fundamental, emas masih punya bantalan: ekspektasi pelonggaran moneter, permintaan sektor resmi yang tetap konsisten, dan faktor geopolitik yang terus menjaga minat safe haven. Karena itu, emas cenderung “menahan jatuh”—meski tetap sensitif bila dolar tiba-tiba berbalik arah saat data keluar.

Yang paling menarik hari ini datang dari USDJPY. Yen bertahan kuat karena meningkatnya kekhawatiran intervensi verbal dari Tokyo, ditambah efek pasca kemenangan politik di Jepang yang membuat pasar lebih responsif terhadap pernyataan pemerintah. Selama isu intervensi masih “menggantung”, USDJPY berpotensi bergerak cepat, apalagi jika risk mood global ikut berubah.

Untuk volatilitas hari ini, perhatian utama tetap pada pasangan yang paling mudah terseret narasi besar: USDJPY (intervensi + sentimen), XAUUSD (safe haven vs USD), lalu EURUSD & GBPUSD (ikut arah dolar, dengan GBP lebih rentan headline domestik). Indeks seperti US30 juga rawan naik-turun karena pasar masih menimbang arah suku bunga, sementara WTI sensitif terhadap kombinasi demand global dan tensi geopolitik.

Kalau SobatPro mau versi yang lebih “siap pakai”—ringkasan katalis harian + watchlist volatilitas per sesi—langsung hubungi tim asiaprofx biar kamu punya pegangan jelas sebelum market bergerak lebih liar.

#TradingLebihBaik di www.asiaprofx.com
Disclaimer: Transaksi PBK beresiko tinggi. Informasi ini bersifat edukasi, bukan saran investasi. Selalu lakukan analisis pribadi sebelum membuat keputusan trading.

Komunitas AsiaproFx

Bergabung bersama Komunitas Whatsapp AsiaproFx

Chat via WhatsApp
Tutup