Gold & DXY Radar Senin 2 Mar 2026: Perang Jadi Pemicu, Emas “Meledak”, Dolar Mulai Dikunci

Gold & DXY Radar Senin 2 Mar 2026: Perang Jadi Pemicu, Emas “Meledak”, Dolar Mulai Dikunci

SobatPro, pembukaan pekan ini tidak biasa. Eskalasi perang di Timur Tengah mendorong pasar masuk mode risk-off: emas diburu sebagai pelindung nilai, dolar mulai dicari sebagai tempat parkir likuiditas, dan energi (minyak) jadi pusat perhatian karena risiko gangguan pasokan serta jalur distribusi.

Dari sisi teknikal pada chart XAUUSD M30, emas terlihat melakukan breakout kuat dari area konsolidasi, lalu mencetak lonjakan cepat hingga sekitar 5,44xx sebelum pullback tajam. Pola seperti ini sering muncul saat pasar sedang “didorong headline”, sehingga pergerakan jadi agresif dan tidak rapi. Area yang paling diperhatikan kini berada di sekitar 5,300 sebagai level psikologis, lalu zona 5,28xx sebagai penanda struktur kenaikan terbaru. Jika harga melakukan retrace lebih dalam, area demand 5,23xx (zona biru pada chart) menjadi titik uji penting: apakah pullback hanya jeda sehat, atau berubah menjadi koreksi yang lebih lebar.

Sementara itu di radar DXY, dolar bergerak dengan karakter “dibeli secukupnya”—belum euforia, tapi cukup jelas ada dorongan defensif. Dalam situasi geopolitik seperti sekarang, USD cenderung menguat terhadap mata uang yang sensitif risiko, sementara pasangan yang terkait energi bisa bergerak lebih liar karena pasar menghitung dampak kenaikan minyak terhadap inflasi dan kebijakan suku bunga ke depan. Inilah alasan kenapa minggu ini pergerakan bisa berganti arah cepat: headline perang mendorong safe haven, tetapi data ekonomi bisa mengubah tempo pasar hanya dalam satu sesi.

Secara fundamental, kuncinya adalah kombinasi perang + energi. Lonjakan harga minyak berpotensi mengangkat tekanan inflasi, dan itu membuat pelaku pasar kembali menimbang: apakah bank sentral bisa lebih hawkish dari yang diperkirakan, atau justru ekonomi melemah karena biaya energi naik. Ketidakpastian durasi konflik juga membuat emas tetap punya “premium ketakutan”—selama risiko belum mereda, demand safe haven cenderung bertahan.

Untuk kalender ekonomi pekan ini, pasar akan sangat sensitif terhadap data aktivitas dan tenaga kerja AS: ISM Manufacturing di awal pekan, lalu rangkaian data ketenagakerjaan (ADP, Jobless Claims) hingga puncaknya NFP di Jumat. Kombinasi data besar + headline geopolitik biasanya menciptakan volatilitas bertingkat, terutama menjelang sesi New York dan saat rilis data.

Kalau SobatPro ingin memanfaatkan fase volatilitas seperti ini dengan eksekusi lebih nyaman, langsung saja hubungi tim AsiaproFx—kami siap bantu akses low spread dan opsi free swap agar biaya trading lebih efisien saat market sedang “ngebut”.

#TradingLebihBaik di www.asiaprofx.com
Disclaimer: Transaksi PBK beresiko tinggi. Informasi ini bersifat edukasi, bukan saran investasi. Selalu lakukan analisis pribadi sebelum membuat keputusan trading.

Komunitas AsiaproFx

Bergabung bersama Komunitas Whatsapp AsiaproFx

Chat via WhatsApp
Tutup