Harga Emas Tetap di Zona Merah Sekitar $3.420; Potensi ke Bawah Tampaknya Terbatas

Harga Emas Tetap di Zona Merah Sekitar $3.420; Potensi ke Bawah Tampaknya Terbatas

Harga Emas (XAU/USD) tetap tertekan di bawah level tertinggi sejak 16 Juni yang disentuh lebih awal pada hari Rabu ini, dan diperdagangkan sedikit di atas level $3.420 menjelang sesi Eropa. Para investor menyambut baik pengumuman kesepakatan perdagangan AS-Jepang, yang terlihat dari gelombang baru perdagangan global yang berisiko dan dipandang melemahkan komoditas safe-haven. Selain itu, pemantulan moderat Dolar AS (USD) dari level terendah hampir dua minggu yang disentuh pada hari Selasa memberikan tekanan pada logam mulia ini.

Sementara itu, para investor tetap tidak pasti tentang waktu dan laju pemotongan suku bunga yang mungkin dilakukan oleh Federal Reserve (The Fed). Hal ini mungkin menahan para pembeli USD untuk memasang taruhan agresif dan menawarkan beberapa dukungan bagi harga Emas yang tidak berimbal hasil. Oleh karena itu, akan lebih bijaksana untuk menunggu aksi jual lebih lanjut yang kuat sebelum mengantisipasi penurunan lebih lanjut untuk pasangan XAU/USD di tengah tidak adanya data ekonomi AS yang relevan dan penembusan minggu ini melalui kisaran perdagangan jangka pendek.

Pembeli Emas tetap Absen di Tengah Nada Risiko Positif, USD yang Rebound

Presiden AS Donald Trump mengumumkan dalam sebuah posting media sosial bahwa pemerintahannya telah menyelesaikan kesepakatan perdagangan besar dengan Jepang. Trump menambahkan bahwa Jepang akan membayar tarif timbal balik sebesar 15% dan akan membuka negaranya untuk perdagangan, termasuk mobil dan truk, beras, dan produk pertanian tertentu. 

Perkembangan positif ini memicu gelombang baru perdagangan global yang berisiko dan mengurangi permintaan untuk aset-aset safe-haven tradisional. Selain itu, pemantulan moderat Dolar AS dari level terendah dua minggu yang disentuh pada hari Selasa mengalihkan beberapa aliran dari harga Emas selama sesi Asia pada hari Rabu.

Sementara itu, Trump terus mendorong untuk penurunan suku bunga dan secara terbuka meminta pengunduran diri Ketua Federal Reserve Jerome Powell. Selain itu, Menteri Keuangan AS Scott Bessent memperbarui seruan untuk tinjauan internal menyeluruh terhadap operasi The Fed, yang memicu kekhawatiran terhadap independensi bank sentral. 

Hal ini, pada gilirannya, menahan para pembeli USD untuk memasang taruhan agresif. Selain itu, ketidakpastian mengenai keadaan tarif secara global telah menjadi beban besar bagi para pedagang, yang dapat lebih lanjut bertindak sebagai pendorong bagi logam kuning yang tidak berimbal hasil dan membantu membatasi penurunan korektif yang berarti. 

Para pedagang kini menantikan rilis data Penjualan Rumah Lama (Existing Home Sales) (Existing Home Sales) AS untuk mendapatkan dorongan lebih lanjut selama sesi Amerika Utara. Namun, fokus akan tetap tertuju pada rilis PMI global flash, yang akan mempengaruhi sentimen risiko global dan memberikan dorongan baru bagi XAU/USD.

  • Struktur bullish kuat, ditandai dengan BOS valid dan break PWH (Previous Weekly High).

  • Harga saat ini berada di atas zona demand minor 3.395 yang telah tervalidasi sebagai mitigasi + imbalance close.

  • Potensi continuation bullish menuju FVG + supply area major 3.451 sebagai magnet harga utama.

  • Struktur masih sangat mendukung kenaikan, dan buyer mendominasi. Selama harga bertahan di atas 3.395, fokus tetap ke buy on retracement menuju area premium (3.451).

#TradingLebihBaik di www.asiaprofx.com
Disclaimer: Transaksi PBK beresiko tinggi. Informasi ini bersifat edukasi, bukan saran investasi. Selalu lakukan analisis pribadi sebelum membuat keputusan trading.

Komunitas AsiaproFx

Bergabung bersama Komunitas Whatsapp AsiaproFx

Chat via WhatsApp
Tutup