Strategi Trading Forex Dengan Moving Average Cross
Moving Average Cross adalah strategi sederhana yang didasarkan pada persilangan dua indikator standar Fast EMA dan Slow EMA.
Keunggulan Strategi
- Strategi yang sangat mudah untuk diikuti.
- Indikator sederhana yang digunakan.
- Sangat mudah untuk mengatur stop-loss.
- Rata-rata bergerak lamban — bisa tertinggal hingga 10 bar.
- Tidak efektif selama pasar datar / sideway
Pengaturan Strategi
- Tambahkan Exponential Moving Average ke grafik, atur periodenya ke 9, terapkan ke Tutup, atur warna ke merah (opsional) — ini adalah Fast Exponential Moving Average (FMA) Anda.
- Tambahkan Exponential Moving Average lainnya ke grafik, atur periodenya ke 14, terapkan ke Tutup, atur warna ke biru (opsional) — ini adalah Slow Exponential Moving Average (SMA) Anda.
Ketentuan Entry
- Untuk masuk posisi Buy saat FMA melintasi SMA dari bawah.
- Untuk masuk posisi Sell saat FMA melintasi SMA dari atas.
Ketentuan Keluar
- Stop-loss untuk posisi Buy harus diatur ke Low dari candle terakhir sebelum persilangan terjadi. Untuk posisi Pendek — ke Tinggi lilin terakhir sebelum Persilangan.
- Take-profit harus bergantung pada stop-loss dan tidak boleh kurang dari stop-loss. direkomendasikan pengaturan TP ke 1,5 * SL atau 2 * SL.
- Jika persilangan lain muncul sebelum stop-loss atau take-profit dipicu, tutup posisinya.
Silahkan Baca Juga :
- Strategi Scalping menggunakan Moving Average
- Strategi Day Trading Dengan Indikator Moving Average
- Strategi Swing Trading Dengan Indikator Moving Average